5 Nama-Nama Kopi di Indonesia yang Unik dan Khas

Nama-Nama Kopi di Indonesia—Sebelum diolah menjadi minuman, biji kopi terlebih dahulu harus di sangrai dan dihaluskan. Biji kopi sendiri memiliki beragam varietas. Dua diantaranya adalah varietas yang paling terkenal yaitu robusta atau Coffea Canephora dan juga arabica atau Coffea Arabica. Kedua varietas ini tentulah jenis kopi yang berbeda. Perbedaan yang paling mencolok dari ke dua varietas ini adalah rasanya dan juga tempat di mana ia tumbuh. Karena tempat kopi tumbuh juga mempengaruhi rasanya, maka tidak heran jika banyak sekali nama-nama kopi di Indonesia. Semua nama kopi tersebut biasanya merujuk pada tempat kopi tersebut tumbuh. Penasaran apa saja nama-nama kopi tersebut? Berikut ulasannya.

Kopi Toraja

Kopi Toraja

Kopi Toraja

Sesuai dengan namanya, kopi satu ini memang berasal dari Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kopi ini memiliki cita rasa yang khas seperti ada perpaduan tanah di setiap biji kopinya. Kopi Toraja ini memiliki 2 jenis yaitu Toraja arabica dan Toraja robusta. Keduanya memiliki kandungan asam yang cukup tinggi serta memiliki body yang berat. Keunikan rasa yang dimiliki oleh kopi Toraja adalah kopi ini tidak meninggalkan rasa pahit di mulut seperti kopi-kopi lainnya.

Kopi Liwa

Kopi Liwa

Kopi Liwa

Nama-nama kopi di Indonesia selain diambil dari nama tempat ia tumbuh, juga biasanya diambil dari cara pemrosesan kopi tersebut. Salah satunya adalah kopi Liwa. Kopi satu ini termasuk ke dalam salah satu jenis kopi Luwak. Keunikan dari kopi satu ini adalah adanya 2 macam aroma, yaitu aroma pinang dan juga aroma ginseng. Hal ini disebabkan karena pada saat biji kopi di sangrai, biji-biji kopi tersebut dicampurkan dengan potongan-potongan kecil ginseng ataupun pinang sehingga menyebabkan kopi memiliki aroma pinang ataupun ginseng.

Kopi Arang

Kopi arang

Kopi Arang berasal dari Jember Jawa Timur. Kopi ini tidak sama dengan kopi jos di Jogja yang pada saat penyajiaanya ditambahkan arang yang terbakar. Dinamakan dengan kopi arang karena pada proses sangrai, kopi ini sengaja digosongkan sehingga warnannya menjadi hitam seperti arang. Kopi Arang dibuat dari varietas kopi Jawa terbaik yaitu varietas Java Dampit. Selain prosesnya yang sengaja digosongkan, keunikan yang hadir dari kopi ini adalah ketika kopi diseduh dengan air panas, maka kopi ini tidak hanya mengeluarkan aroma kopi saja akan tetapi sedikit mengeluarkan aroma cabe.

Kopi Flores

kopi flores

Kopi Flores memiliki bentuk biji yang lebih besar daripada kopi lainnya. Selain itu juga warna kulitnya sedikit berkilau. Ketika diseduh pun kopi Flores tidak hanya mengeluarkan aroma kopi akan tetapi juga mengeluarkan sedikit aroma coklat. Tingkat keasaman dari kopi Flores sangat tinggi sehingga kopi ini terasa sangat berat di lidah. Walau demikian, kopi berjenis arabica yang berasal dari Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur ini sangat diminati di pasar Amerika Serikat.

Kopi Kintamani

kopi kintamani

kopi kintamani

Selain kopi Flores, kopi Kintamani juga banyak diminati di pasar Amerika Serikat. Buktinya adalah kopi ini banyak digunakan di cofee shop tersohor asal negeri Paman Sam, Starbucks. Berbeda dengan kopi Flores, kopi Kintamani memiliki kadar keasaman yang ringan. Selain itu juga rasanya lebih lembut serta manis. Hal ini dikarenakan sistem tanam kopi Kintamani menggunakan sistem tumpang sari, di mana kopi ditanam bersamaan dengan tanaman lainnya. Selain itu, sistem pengairan subak juga sedikit banyak berpengaruh pada cita rasa kopi.

Nah itulah dia berbagai macam nama-nama kopi di Indonesia yang disesuaikan dengan daerah tempat menanam dan juga proses pembuatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *