Produksi Kopi di Indonesia dan Konsumsi Kopi Indonesia Mana Yang Lebih Dominan

Produksi Kopi di Indonesia—Untuk sebagian besar masyarakat dunia, kopi menjadi salah satu minuman yang sangat penting. Oleh sebab itu, kenikmatan yang diperoleh dari para konsumen dan peminum kopi juga memberikan nilai ekonomi yang cukup tinggi untuk negara-negara penghasil kopi seperti Indonesia ini. Produk kopi yang berupa biji-bijian yang dihasilkan oleh tanaman berbunga dari famili Rubiaceae ini bahkan disebut sebagai komoditi ke dua yang paling banyak diperdagangkan di pasar internasional secara legal sepanjang sejarah umat manusia.

Indonesia Negara Ke Empat Produsen Kopi Dunia

produsen kopi

produsen kopi

Ada dua varietas kopi yang banyak diperdagangkan di pasar dunia, yaitu varietas kopi arabica dan juga robusta. Walau begitu komoditas arabica menjadi yang paling banyak, yaitu sekitar 75% sedangkan robusta hanya sisanya. Perbedaan yang paling mencolok dari ke dua varietas ini terletak pada rasa dan juga kadar kafeinnya.

Kopi arabica juga memiliki harga yang lebih mahal dibanding robusta karena memiliki rasa yang lebih mild dan juga kandungan kafein yang lebih sedikit. Karena kopi arabica hanya dapat tumbuh baik di wilayah subtropis hingga tropis, maka tidak mengherankan jika produksi kopi di Indonesia pun di dominasi oleh kopi arabica. Kopi arabica dari Indonesia sendiri menjadi salah satu kopi terbaik di dunia. Maka dari itu tidak mengherankan jika hingga tahun 2014 silam Indonesia masih menduduki peringkat ke 4 sebagai produsen kopi terbesar di dunia dengan jumlah produksi mencapai 9.350.000 bungkus ( 1 bungkus = 60 kg ).

Jumlah produksi kopi di Indonesia sebanyak 9.350.000 bungkus tesebut sebagian besar di ekspor ke luar negeri. Maka tidak mengherankan pula jika Indonesia pun menduduki peringkat ke 4 sebagai negara pengekspor kopi terbesar dengan jumlah ekspor mencapai 5.977.000 bungkus kopi.

Konsumsi Kopi Indonesia

Jika dilihat dari jumlah  produksi kopi dan juga jumlah kopi yang di ekspor, maka dapat disimpulkan jika sebagian dari hasil produksi kopi tersebut di ekspor ke berbagai negara di dunia. Bahkan pada tahun 2012 lalu, sebanyak 70%  kopi hasil produksi dalam negeri di ekspor ke luar negeri, terutama kepada negara-negara yang sudah berlangganan seperti Jepang, Amerika Serikat, Afrika Selatan dan juga Eropa Barat.

pabrik kopi

pabrik kopi

Walau demikian, kini semakin hari jumlah konsumsi kopi dalam negeri terus bertumbuh, maka jumlah kopi yang diekspor pun semakin menurun. Walaupun semakin bertambah, namun konsumsi kopi Indonesia masih terbilang rendah karena menurut data dari compound annual growt rate  ( CAGR ) yang menunjukan peningkatan konsumsi kopi sebanyak 7.7%, namun konsumsi per kapitanya tidak mencapai 1 kg, sehingga tetap dikatakan rendah.

Jenis-Jenis Kopi Spesial Indonesia

Indonesia selain memproduksi kopi-kopi biasa, juga memproduksi berberapa kopi spesial. Salah satunya yang paling terkenal adalah kopi Luwak. Ketenaran dan kenikmatan kopi Luwak tentu tidak perlu diragukan lagi. Bahkan untuk harga per-kilogramnya pun sangat mahal sekali. Namun selain kopi Luwak, Indonesia juga masih memiliki berbagai macam kopi spesial lainnya seperti kopi Aceh Gayo, kopi Toraja, dan juga kopi Mandailing. Keseluruhan kopi tadi memiliki cita rasa tersendiri dan sangat khas serta tidak ditemukan pada kopi-kopi lainnya. Maka dari itu tidak mengherankan jika harganya pun cukup mahal.

kopi sulawesi

kopi sulawesi

Nah, karena permintaan akan kopi Indonesia semakin meningkat baik itu dari pasar internasional ataupun dari pasar domestik, maka pemerintah rencananya akan meningkatkan produksi kopi di Indonesia, sehingga Indonesia bisa menjadi produsen kopi nomor satu di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *